PENGARUH TINGKAT OBESITAS PADA PRIMIGRAVIDA TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSIA - Studi Analitik Observasional di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Preeklampsia adalah penyakit yang diderita oleh ibu hamil dengan usia kadungan 20 minggu atau lebih. Tanda utamanya berupa peningkatan tekanan darah (Sistol ≥140 mmHg, Diastol ≥90 mmHg) dan proteinuria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat obesitas pada primigravida terhadap kejadian preeklampsia di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang.
Studi Analitik Observasional ini dilakukan pada 70 wanita hamil dengan obesitas pada tahun 2013 – 2015 yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dari rekam medis. Data diolah menggunakan uji chi square.
Pada kategori pertama yaitu berisiko obesitas didapatkan 0% yang menderita preeklampsia. Pada kategori obesitas tingkat 1 didapatkan 5 sampel yang menderita preeklampsia dari 13 sampel (38,46%). Dan untuk kategori obesitas tingkat 2 diperoleh 32 sampel menderita preeklampsia dari 45 sampel yang ada (71,11%) yang menderita preeklampsia. Dari uji chi square didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05)
Dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat obesitas pada primigravida berpengaruh terhadap kejadian preeklampsia.
Kata kunci : Preeklampsia, Tingkat obesitas
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
