PENGARUH PEMBERIAN MONOSODIUM GLUTAMATE TERHADAP JUMLAH SEL RADANG PADA GAMBARAN HISTOLOGI GINJAL (Studi Eksperimental terhadap Mencit Balb/C Jantan)
Berkas Tugas Akhir
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian MSG terhadap jumlah sel radang pada gambaran histologi ginjal dengan dosis rendah selama 28 hari.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post test randomized control design. Penelitian menggunakan 28 ekor mencit jantan galur Balb/C yang dibagi menjadi 4 kelompok. KK merupakan kelompok kontrol. K-I merupakan kelompok pemberian MSG dengan dosis 0,005 mg/ ekor/ hari, K-II merupakan kelompok pemberian MSG dengan dosis 0,01 mg/ ekor/ hari, K-III merupakan kelompok pemberian MSG dengan dosis 0,015 mg/ ekor/ hari. MSG dilarutkan dengan 0,2 ml aquades.
Hasil rata-rata jumlah sel radang pada gambaran histologi ginjal yaitu KK = 1,83 ± 0,75 sel, K-I = 15,16 ± 9,78 sel, K-II = 11,83 ± 7,67 sel, K-III = 13,16 ± 5,26 sel. Hasil dari uji One way Anova adalah terdapat perbedaan jumlah sel radang pada gambaran histologi ginjal antar berbagai kelompok (p = 0,008). Hasil dari uji Post Hoc Multiple Comparison dengan LSD yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara KK dengan K-I (p = 0,03), KK dengan K-II (p = 0,019), KK dengan K-III (p = 0,09), tetapi tidak ada perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan (p > 0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan jumlah sel radang pada pemberian MSG berbagai tingkatan dosis.
Kata kunci : Monosodium Glutamate, sel radang
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
