ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN BAMBU SEBAGAI ALTERNATIF PERKUATAN LERENG (STUDY KASUS DI JALAN GROGOL KELURAHAN PUDAK PAYUNG KABUPATEN SEMARANG)

Saputra, Bagus Ratna and Trihatmodjo, Singgih (2017) ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN BAMBU SEBAGAI ALTERNATIF PERKUATAN LERENG (STUDY KASUS DI JALAN GROGOL KELURAHAN PUDAK PAYUNG KABUPATEN SEMARANG). Undergraduate thesis, Fakultas Teknik UNISSULA.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (732kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (221kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB)

Abstract

Kelongsoran lereng sering terjadi karena diakibatkan oleh hujan, gempa, dan beban yang berdiri di area lereng tersebut. Maka dari itu perlu diadakan penanganan kelongsoran yang efektif dan efisien, agar bahaya akibat kelongsoran dapat ditekan. Selama ini penanganan kelongsoran dilakukan dengan menggunakan dinding penahan tanah (DPT), turap, dan pemasangan geotextile. Dalam penelitian ini dengan menggunakan terucuk bambu sebagai perkuatan lereng di Jalan Grogol Kelurahan Pudak Payung Kota Semarang diharapkan dapat meningkatkan kestabilan lereng, adapun bambu yang di gunakan adalah bambu tali dengan diameter 15 cm dan bambu betung dengan diameter 25 cm.Analisis menggunakan program Plaxis V.8.2 dan GeoSlope. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Dari serangkaian uji tanah menunjukan : c = 37.265 kN/m2,  = 13º, γsat = 18.854 kN/m3, γunsat = 14.866 kN/m3. 2) Data bambu : EA Bambu petung = 7.31x105 kN/m, EI Bambu petung = 850.25 kN.m2, EA Bambu tali = 6.3x104kN/m, EI Bambu tali = 145.6 kN.m2. 3) Kondisi lereng di Jalan Grogol tidak stabil dimana angka keamanan (SF) keadaan alami adalah1.4866, dan setelah diberi beban SF = 1.4856, setelah diberi perkuatan dengan bambu dan hasil analisis menunjukan faktor keamananya adalahSFnya 1,8339 dimana lereng dianggap aman jika safety factor (SF) >1.5. Kata kunci :kestabilanlereng, bambu petung, bambu tali, faktorkeamanan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 13 Feb 2018 03:55
Last Modified: 13 Feb 2018 03:55
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/10356

Actions (login required)

View Item View Item