KETERPADUAN IMPLEMENTASI KONSERVASI DAS SERANG (STUDI KASUS KELEMBAGAAN KELOMPOK KONSERVASI TANAH DAN AIR DESA SAMPETAN KECAMATAN AMPEL, KABUPATEN BOYOLALI)

SOCHIS, SOCHIS (2017) KETERPADUAN IMPLEMENTASI KONSERVASI DAS SERANG (STUDI KASUS KELEMBAGAAN KELOMPOK KONSERVASI TANAH DAN AIR DESA SAMPETAN KECAMATAN AMPEL, KABUPATEN BOYOLALI). Masters thesis, Fakultas Teknik UNISSULA.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

Download (482kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (315kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (729kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)

Abstract

Desa Sampetan merupakan kawasan yang didominasi dengan lereng curam serta curah hujan yang tinggi. Hal ini menyebabkan wilayah tersebut mempunyai potensi erosi yang cukup tinggi. Kegiatan konservasi sumber daya air di wilayah Desa Sampetan secara fisik telah dimulai dengan dibangunnya sejumlah infrastruktur konservasi, seperti Arboretum. Namun, sampai dengan saat ini upaya-upaya tersebut dinilai belum terlaksana dengan baik. Hal ini dikarenakan kurangnya keterpaduan diantara para stakeholder sebagaimana diharapkan. Penelitian ini membahas strategi kegiatan konservasi sumber daya air di lokasi studi oleh Kelompok Konservasi Tanah dan Air sehingga diharapkan Mengetahui usulan/rekomendasi kelembagaan Kelompok Konservasi Tanah dan Air hasil penelitian, dan Pengelolaan DAS setelah dianalisis dari kondisi terbuka dilakukan perubahan penutupan dengan kegiatan konservasi sipil teknis dan vegetatif. Metode penelitian dengan menggunakan kuesioner, wawancara, survei lapangan, studi literatur, analisis SWOT, serta analisis spasial dengan menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.5. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan rumus slovin, jumlah responden yang digunakan sebagai sampel adalah 96 orang dari populasi sejumlah 127 orang yang terdiri dari berbagai stakeholder diantaranya Pemerintah Desa, Pemerintah Daerah, KKTA, dan Tokoh Masyarakat. Dengan menggunakan metode SWOT diketahui bahwa strategi yang digunakan KKTA adalah strategi agresif yang berarti dapat terus melakukan ekspansi program konservasi DAS seperti yang telah ditetapkan. Kegiatan konservasi yang tepat dilakukan di Desa Sampetan yaitu pembuatan sumur resapan, pembuatan cekdam sederhana, konservasi vegetative dengan filter vegetasi dan strip vegetasi. Kata Kunci : Kelembagaan, SWOT, Erosi, Konservasi

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Pascasarjana > Magister Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 13 Feb 2018 03:49
Last Modified: 13 Feb 2018 03:49
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/10250

Actions (login required)

View Item View Item