HUBUNGAN TINGKAT PEROKOK DENGAN PENYAKIT ARTERI PERIFER (PAP)

Fadhilla, Cheillia Intan (2015) HUBUNGAN TINGKAT PEROKOK DENGAN PENYAKIT ARTERI PERIFER (PAP). Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
Cheillia Intan Fadhilla 01.211.6352_Cover.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cheillia Intan Fadhilla 01.211.6352_Daftar Isi.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cheillia Intan Fadhilla 01.211.6352_Intisari.pdf

Download (83kB) | Preview

Abstract

Penyakit Arteri Perifer (PAP) adalah Penyakit arteri perifer (PAP) merupakan salah satu manifestasi utama penyakit aterosklerosis umum yang merupakan hasil dari penyempitan pembuluh darah di ekstremitas bawah sebagai akibat dari aterosklerosis progresif. Perokok memiliki 1,7 menjadi 5,6 kali lipat peningkatan dalam pengembangan dan perkembangan aterosklerosis pada pembuluh darah perifer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat perokok dengan penyakit arteri perifer di desa Tosari Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal tahun 2015. Penelitian observasional analitik dengan rancangan case control dan pengambilan sampel dengan clusther random sampling. Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 96 laki-laki dengan usia >40th yang sebelumnya sudah dieksklusi, selanjutnya dilakukan pemeriksaan ABI dan didapatkan 41 laki-laki terdiagnosis PAP dan 55 laki-laki dengan kondisi sehat. Pengambilan data tingkat perokok dilakukan dengan anamnesis, sedangkan data tentang penyakit arteri perifer dilakukan dengan mengukur ankle brachial index (ABI). Data penelitian dianalisis dengan uji chi square. Dari hasil penelitian didapatkan pada kelompok kasus yang terdiagnosis PAP sebanyak 19 orang (46,3%) adalah perokok berat, 15 orang (36,6%) adalah perokok sedang, dan 7 orang (17,1%) adalah perokok ringan. Sedangkan pada kelompok kontrol yang tidak PAP sebanyak 10 orang (18,2%) adalah perokok berat, 21 orang (38,2%) adalah perokok sedang, dan 24 orang (43,6%) adalah perokok ringan. Uji chi square menghasilkan niai p sebesar 0,003 (p-0,05) Kesimpulan, terdapat hubungan tingkat perokok dengan kejadian PAP. Kata kunci : Penyakit Arteri Perifer, tingkat perokok

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 05 Aug 2015 01:12
Last Modified: 05 Aug 2015 01:12
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/102

Actions (login required)

View Item View Item