PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG KEBISINGAN TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA KARYAWAN PENGGERGAJIAN KAYU Studi Observasional pada Perusahaan Penggergajian Kayu di Desa Hongosoco Kabupaten Kudus

Agus P., Wahyu (2017) PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG KEBISINGAN TERHADAP GANGGUAN PENDENGARAN PADA KARYAWAN PENGGERGAJIAN KAYU Studi Observasional pada Perusahaan Penggergajian Kayu di Desa Hongosoco Kabupaten Kudus. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (654kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (426kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (93kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (370kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (161kB)

Abstract

Bising dengan intensitas tinggi dapat mengakibatkan berbagai gangguan, salah satunya gangguan pendengaran atau yang dikenal sebagai Noise Induce Hearing Loss (NIHL). Risiko NIHL dapat direduksi dengan penggunaan alat yang berfungsi untuk meminimalisir intensitas kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presentase kejadian NIHL pada pekerta yang menggunakan alat pelindung kebisingan dan tidak menggunakan alat pelindung kebisingan. Penelitian observasional dengan rancangan cross sectional dengan melibatkan 46 orang pekerja pabrik penggergajian kayu Desa Hongosoco Kabupaten Kudus yang di bagi menjadi 2 kelompok berdasarkan penggunaan alat pelindung kebisingan (APK), kemudian di lakukan pemeriksaan audiometri di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kudus. Data dianalisis menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan gangguan pendengaran ditemukan sebanyak 65,2% pada pekerja yang tidak menggunakan APK dan 30,4% ditemukan pada pekerja yang menggunakan APK. Uji chi square diperoleh p = 0,018 (p<0,05) dan nilai RP sebesar 2,143 (IK95%: 1,079-4,256). Nilai RP tersebut meningkat menjadi 4,897 (IK95%: 1,150-20,853) setelah disesuaikan dengan umur dan lama kerja. Nilai RP 4,897 menunjukkan bahwa pekerja yang tidak menggunakan APK kemungkinan akan mengalami gangguan pendengaran sebesar 4,9 kali lebih tinggi daripada pekerja yang menggunakan APK. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan penggunaan APK dan kejadian gangguan pendengaran. Penggunaan APK menurunkan risiko gangguan pendengaran. Kata kunci: Gangguan Pendengaran, Alat Pelindung Kebisingan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 12 Feb 2018 05:47
Last Modified: 12 Feb 2018 05:47
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/10040

Actions (login required)

View Item View Item