PENGARUH FRAKSI N-HEKSANA, ETIL ASETAT DAN AKUADES DARI EKSTRAK ETANOLIK BIJI PEPAYA MUDA (Carica papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli

Jenab, Siti (2017) PENGARUH FRAKSI N-HEKSANA, ETIL ASETAT DAN AKUADES DARI EKSTRAK ETANOLIK BIJI PEPAYA MUDA (Carica papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (659kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (193kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (233kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (84kB)

Abstract

Penyakit diare masih menjadi penyakit yang paling banyak terjadi di Indonesia dengan prevalensi sebesar 3,5% pada tahun 2013. Salah satu penyebab diare adalah infeksi Escherichia coli. Pengobatan diare karena infeksi biasanya menggunakan antibiotik, namun penggunaan antibiotik dalam jangka lama dapat menyebabkan resistensi. Oleh karena itu, perlu dicari alternatif pengobatan dari herbal, salah satunya dari biji pepaya. Biji pepaya diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang dapat digunakan sebagai antibakteri seperti triterpenoid, flavonoid, alkaloid, dan saponin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fraksi n-heksana, etil asetat, dan akuades dari ekstrak etanolik biji pepaya muda (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian ini termasuk dalam penelitian experimental dengan rancangan post test only control group design. Metode ekstraksi menggunakan maserasi dengan pelarut etanol 70%. Metode fraksinasi secara FCC (fraksinasi cair-cair) dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan akuades. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran dengan media MHA (Mueller Hinton Agar) diujikan pada bakteri Escherichia coli. Terdapat 8 kelompok, yakni fraksi dengan konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12,5%, 1,25%, 0,625%, kontrol positif, dan kontrol negatif. Rata-rata diameter hambat pertumbuhan bakteri E. coli untuk fraksi n-heksana konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12,5%, dan 1,25% berturut-turut adalah 18,63; 18,00; 16,03; 11,03 mm, fraksi etil asetat konsentrasi 100%, 50%, dan 25% berturut-turut adalah 18,13; 15,23; 11,13 mm, serta fraksi akuades konsentrasi 100%, 50%, 25%, dan 12,5% berturut-turut adalah 12,20; 10,36; 9,50; 7,13 mm. Kesimpulan yang didapatkan bahwa fraksi n-heksana dari ekstrak etanolik biji pepaya muda paling efektif dalam menghambat bakteri Esherichia coli. Kata kunci : biji pepaya muda (Carica papaya L.), fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, fraksi akuades, Eschericia coli

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Farmasi
Depositing User: Pustakawan UNISSULA
Date Deposited: 12 Feb 2018 05:39
Last Modified: 12 Feb 2018 05:39
URI: http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/10020

Actions (login required)

View Item View Item